The 66th Blog

Welcome try to share information and opinion on this blog to email: asahir66.informasi@blogger.com

Laman

Rabu, 17 Februari 2010

Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia Indonesia |

Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia Indonesia |

Link to Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia Indonesia |

Pestisida Ramah Lingkungan

Posted: 16 Feb 2010 06:50 PM PST


Bila kita memikirkan tentang beberapa jenis rempah yang banyak digemari orang seperti rosemary, thyme, bawang putih, dan mint dan kemudian coba Anda bayangkan ke suatu yang lebih besar lagi ke lahan pertanian yang besar lagi dimana banyak ditanam jenis sayuran dan buah maka kita akan juga memikirkan bagaimana penggunaan pestisida untuk menjaga lahan pertanian tersebut [...]

Kunjungi situs untuk artikel selengkapnya

Sifat dan Perubahan Materi

Posted: 16 Feb 2010 03:58 AM PST


Sifat Materi Ketiga wujud materi yang sudah kita bahas pada dasarnya memiliki sifat-sifat tertentu. Secara umum sifat tersebut dapat kita bagi menjadi dua macam, yaitu sifat kimia dan sifat fisika, lihat Gambar 1.4. Sifat fisika  dari sebuah materi adalah sifat-sifat yang terkait dengan perubahan fisika, yaitu sebuah sifat yang dapat diamati karena adanya perubahan fisika [...]

Kunjungi situs untuk artikel selengkapnya

ScienceDirect - Ecological Economics : Environmental sustainability in agriculture: diet matters

Environmental sustainability in agriculture: diet matters

There is no agreement that diet matters for environmental sustainability in the agriculture sector. Much current agriculture is unsustainable and worsening; the environmental impact of agriculture degrades natural capital (e.g. loss of topsoil, waste and pollution of water, nutrient loss, extinction of species). Cattle raising is one of the most damaging components of agriculture. Livestock now eat about half of global grain production. There is limited scope for improving food supply and what scope there is will further damage the environment. All means to improve nutrition, especially for the poor, will be needed as population increases. One such means is to improve diets of the rich by eating lower down the food chain. While most people in the world thrive on mainly grain-based diets, carnivory is high in OECD and is increasing in LDCs. In order to reduce food wastage and to improve health and food availability, a food conversion efficiency tax is proposed. The least efficient converters (pork, beef) would be highly taxed; more efficient converters (poultry, eggs, dairy) would be moderately taxed. Most efficient converters (ocean fish) would be taxed lowest. Grain for human food would not be taxed, while coarse grains might be modestly subsidized. Non-food agriculture also would be taxed: highest on tobacco and on starches destined for alcoholic beverages produced from land suitable for food production.

By:Robert Goodland

Selasa, 16 Februari 2010

A lot of Friends are very concerned about environmental issues: sustainable

dmt-indonesia.po@tearfund.org has shared something with you

Disaster Management Team Indonesia

http://www.reliefweb.int/rwarchive/rwb.nsf/db900sid/SSHN-79YHRX?OpenDocument

---
This message was sent by dmt-indonesia.po@tearfund.org via http://addthis.com. Please note that AddThis does not verify email addresses.

Make sharing easier with the AddThis Toolbar: http://www.addthis.com/go/toolbar-em

ReliefWeb » Document » Tearfund tsunami relief three years on – the roots of a real recovery

ReliefWeb » Document » Tearfund tsunami relief three years on – the roots of a real recovery
Nilai Ekonomis Hutan Bakau

Berdasarkan kajian ekonomi terhadap hasil analisa biaya dan manfaat ekosistem hutan mangrove (bakau) ternyata sangat mengejutkan, di beberapa daerah seperti Madura dan Irian Jaya dapat mencapai triliunan rupiah, kata Asisten Deputi Urusan Eksosistem Pesisir dan Laut Kementerian Lingkungan Hidup, Dr LH Sudharyono.

Pada Workshop Perencanaan Strategis Pengendalian Kerusakan Hutan Mangrove se-Sumatera di Bandar Lampung terungkap bahwa hasil penelitian Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB-Bogor dengan Kantor Menteri Negara LH (1995) tentang hasil analisa biaya dan manfaat ekosistem hutan mangrove Hasilnya ternyata sangat mencengangkan, di Pulau Madura, diperoleh Total Economic Value (TEV) sebesar Rp 49 trilyun, untuk Irian Jaya Rp. 329 trilyun, Kalimantan Timur sebesar Rp. 178 trilyun dan Jabar Rp. 1,357 trilyun. Total TEV untuk seluruh Indonesia mencapai Rp. 820 trilyun.

Berdasarkan hasil analisa biaya dan manfaat terhadap skenario pengelolaan ekosistem mangrove disarankan skenarionya : 100 persen hutan mangrove tetap dipertahankan seperti kondisi saat ini, sebagai pilihan pengelolaan yang paling optimal, kenyataannya, telah terjadi pengurangan hutan mangrove, di Pulau Jawa, pada tahun 1997 saja luasnya sudah tinggal 19.077 ha (data tahun 1985 seluas 170.500 ha) atau hanya tersisa sekitar 11,19 persen saja.

Penyusutan terbesar terjadi di Jawa Timur, dari luasan 57.500 ha menjadi hanya 500 ha (8 persen), kemudian di Jabar, dari 66.500 ha tinggal kurang dari 5.000 ha. Sedangkan di Jateng, tinggal 13.577 ha dari 46.500 ha (tinggal 29 persen). Sementara luas tambak di Pulau Jawa adalah 128.740 ha yang tersebar di Jabar (50.330 ha), Jateng (30.497 ha), dan di Jatim (47.913 ha).

Dikhawatirkan apabila di waktu mendatang dilakukan ekstensifikasi tambak dengan mengubah hutan mangrove atau terjadi pengrusakan dan penyerobotan lahan hutan mangrove, maka kemungkinan besar akan sangat sulit untuk mendapatkan hutan mangrove di Jawa, bahkan didaerah manapun di Indonesia ini.

Mengingat betapa pentingnya arti kelestarian hutan bakau ini bagi kelangsungan hidup ekosistem kelautan maka sudah selayaknya dan sewajarnya lah apabila pemerintah daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini sangat memperhatikan keselamatan Hutan-hutan Bakau yang ada diwilayah provinsi Bangka Belitung. Tak terbayangkan apa yang akan dirasakan oleh seluruh masyarakat kepulauan Bangka Belitung ini bila suatu saat kelak ekosistem Hutan Mangrove (hutan Bakau) yang ada di provinsi kepulauan Bangka Belitung ini hancur atau bahkan musnah, seberapa besar nilai kerugian yang akan didapat, dan seimbangkah dengan pendapatan dan penghasilan dari kegiatan perekonomian yang hanya akan berdampak sesaat saja? Tanpa memperhatikan dampak negatif jangka panjang bagi provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini. Kerugian Materiil yang sangat besar nilainya jika di rupiahkan dan kerugian sprituil yang tak ternilai harganya ...

Sumber: Media SwaraIndonesia, 18 Januari 2010

http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs237.snc3/22478_1093640677747_1728472497_164404_6399101_s.jpg

Emailing: blog_banjir

Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia Indonesia |

Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia Indonesia |

Link to Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia Indonesia |

Bergaul dengan Baterai Litium-ion (Bagian 1)

Posted: 15 Feb 2010 07:01 PM PST


Dewasa ini baterai menjadi barang yang tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan sehari-hari kita. HP, digital kamera, laptop, bahkan Robot dan belakangan ini mobil hybrid, kesemuanya memerlukan baterai sebagai sumber penggerak. Harapan baterai untuk menjadi salah satu sumber energi masa depan, sangat lah tinggi. Diantara banyak jenis baterai, baterai litium-ion lah yang mendapat perhatian utama. Selain memiliki [...]

Kunjungi situs untuk artikel selengkapnya

Ilmu Kimia, Materi dan Wujudnya

Posted: 15 Feb 2010 03:45 AM PST


Ilmu Kimia Dalam mempelajari Ilmu Pengetahuan, kita selalu mengamati pada lingkungan sekitar, dan yang menjadi fokus perhatian kita adalah lingkungan sekitar. Alam semesta merupakan salah satu daerah pengamatan bagi para peneliti ilmu pengetahuan alam. Sedangkan interaksi sesama manusia dipelajari para ahli ilmu sosial. Salah satu bagian dari ilmu pengetahuan alam adalah ilmu kimia, daerah yang dipelajari [...]

Kunjungi situs untuk artikel selengkapnya

Senin, 15 Februari 2010

stegerm@msu.edu has shared something with you

http://translate.google.com/translate?hl=en-us&sl=auto&tl=id&u=http%3A%2F%2Fnews.msu.edu%2Fstory%2F7349%2F

---
This message was sent by stegerm@msu.edu via http://addthis.com. Please note that AddThis does not verify email addresses.

Make sharing easier with the AddThis Toolbar: http://www.addthis.com/go/toolbar-em

Carbon Cycle

http://photos.america.gov/maps/amgov/30145/map-cycle_interactive.jpg/Map-Cycle_interactive_001.jpg

Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia Indonesia |

Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia Indonesia |

Link to Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia Indonesia |

Empat kategori bahan kimiawi berbahaya menurut EPA

Posted: 14 Feb 2010 07:15 PM PST


RUB-A-DUB-DUB Phthalates, yang digunakan di beberapa mainan, merupakan diantara persenyawaan yang masuk dalam rencana tindakan EPA. Environmental Protection Agency (Badan Perlindungan Lingkungan Hidup) dan kemungkinan adanya perundang – undangan yang akan mengatur lebih jauh hingga pelarangan produksi bahan kimiawi tersebut. Sasaran dari badan ini adalah phthalates, semacam persenyawaan perfluorinate, polybrominate diphenyl ethers, dan rangkaian pendek dari [...]

Kunjungi situs untuk artikel selengkapnya

Ekstraksi Elektrolit Natrium dan Rangkuman

Posted: 14 Feb 2010 03:15 AM PST


Natrium, sama seperti banyak logam reaktif lainnya, dapat diektrak dengan eletrolisis dari lelehan klorida. Hal ini dapat dilakukan pada 'Sel Down's' terlihat dalam diagram. Ion natrium positif berpindah menuju elektroda katoda negative dan direduksi dengan bertambahnya electron untuk membentuk larutan atom natrium. Na+ + e- → Na Ion negative klorida berpindah menuju elektron anoda positif dan dioksidasi [...]

Kunjungi situs untuk artikel selengkapnya

http://asia.studylink.com/agriculture/index.html?gclid=CMvcnLfU8p8CFdNR6wodny9DYg

http://asia.studylink.com/agriculture/index.html?gclid=CMvcnLfU8p8CFdNR6wodny9DYg

Aktifkan Langganan Email : Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia Indonesia |

Hello,

Kamu telah meminta untuk berlangganan artikel Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia
Indonesia | melalui email. Anda perlu mengaktifkan langganan anda dengan
mengklik link dibawah ini.

http://feedburner.google.com/fb/a/mailconfirm?k=nBF6ZHS6My3FHPq9JQWvLJEHrh8

(If the link above does not appear clickable or does not open a browser
window when you click it, copy it and paste it into your web browser's
Location bar.)

Artikel ini direkomendasikan oleh r. yusuf: Proses Pengolahan Kayu Ramah Lingkungan

Hi, Ahmad Sahir,
Rekan Anda, r. yusuf, merekomendasikan artikel yang berjudul 'Proses Pengolahan Kayu Ramah Lingkungan' untuk Anda baca.

Berikut pesan dari teman Anda:
Lingkungan

Proses Pengolahan Kayu Ramah Lingkungan
Ditulis oleh Rahmi Yusuf tanggal June 1, 2009 (10:40 am) dalam kategori Teknologi Tepat Guna

paperrollPara ilmuwan dari Queen’s University (Belfast, UK) telah menemukan suatu cara ramah lingkungan untuk menguraikan kayu menggunakan larutan-larutan ion sehingga dapat dihasilkan produk yang bermanfaat dalam bidang tekstil, industri kertas dan pakaian, serta bahan bakar biologis. Dr Héctor Rodríguez dan Professor Robin Rogers dari Sekolah Kimia dan Teknik Kimia universitas tersebut bekerja sama dengan The University of Alabama (USA) untuk mengembangkan sistem yang lebih ekonomis dan efisien untuk mengolah kayu. Solusi yang mereka kembangkan dapat menjadi petunjuk baru bagi industri-industri yang berbahan baku biomassa.

Pada saat ini, kayu masih diolah dengan proses Kraft; sebuah sistem pengolahan kayu yang ditemukan pada abad ke-19. Pada dasarnya, proses tersebut mengandalkan sodium hidroksida dan sodium sulfida untuk menguraikan lignin (sel kayu) pada selulosa. Meskipun populer pada industri pulp dan kertas, proses Kraft masih tergolong boros energi dan tidak ramah lingkungan. Hal ini terbukti dari banyaknya limbah yang dihasilkan, baik berupa limbah cair maupun gas. Alasan mengapa proses kuno ini masih dipakai adalah karena sulitnya mencari metode yang efektif untuk menguraikan dan memisahkan komponen-komponen dalam kayu. Bahkan, proses-proses yang belakangan dikembangkan tetap menunjukkan kelemahan-kelemahan tersendiri dalam mengatasi hal tersebut.

Peneliti-peneliti Queen’s University menemukan bahwa bilah-bilah kayu lunak dan keras dapat larut dalam larutan ion pada kondisi temperatur dan tekanan yang sedang. Dengan mengontrol penambahan air dan campuran air-aseton pada sistem, kayu yang terlarut dapat dipisahkan secara parsial menjadi materi kaya selulosa dan lignin murni. Proses tersebut terbukti jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan proses Kraft karena limbah yang dihasilkan tingkat toksisitasnya lebih rendah, serta lebih mudah dibiodegradasi.

Profesor Robin Rogers menjelaskan pentingnya penemuan ini karena selulosa dan lignin sendiri digunakan dalam berbagai bidang. Selulosa dapat dipakai untuk produksi kertas, bioenergi, katun dan linen, serta berbagai komoditas material dan kimiawi lainnya. Lignin biasa digunakan sebagai aditif yang memperkuat berbagai konstruksi, misalnya mobil dan pesawat terbang, tetapi dengan berat yang relatif lebih ringan dibanding materi penguat lainnya.

Pendekatan lainnya juga sedang dikembangkan oleh tim ilmuwan tersebut, meliputi penambahan beberapa zat aditif ramah lingkungan atau penggunaan katalis. Mereka berharap dapat dicapai tingkat kelarutan yang lebih tinggi pada kondisi fisik yang lebih halus, juga dengan hasil pemisahan yang lebih baik. Tidak sampai disitu, misi mereka selanjutnya akan berfokus pada biomasa yang kaya dengan minyak dan biasa digunakan dalam industri minyak wangi.

Sumber Artikel Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia Indonesia | - http://www.chem-is-try.org
URL artikel ini dapat diakses melalui: http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/teknologi_tepat_guna/proses-pengolahan-kayu-ramah-lingkungan/

IngentaConnect A crop production ecology (CPE) approach to sustainable productio...

http://www.ingentaconnect.com/search/article?title=Agricultural+sustainability&title_type=tka&year_from=1998&year_to=2009&database=1&pageSize=20&index=19

- Sent Using Google Toolbar

Recommended article on ScienceDirect

Go to ScienceDirect® Home
     Recommended Articles

     Sent By:    Geology  
    I thought you would find this useful on ScienceDirect.

 1.Environmental sustainability in agriculture: diet matters
Ecological Economics, Volume 23, Issue 3, 5 December 1997, Pages 189-200
Robert Goodland
 

  Access the ScienceDirect Info site if you have questions about this message or other features of this service.


This email has been sent to you by ScienceDirect, a division of Elsevier B.V., Radarweg 29, 1043 NX Amsterdam, The Netherlands, Tel.+31 20 485 3911.

ScienceDirect respects your privacy and does not disclose, rent or sell your personal information to any non-affiliated third parties without your consent, except as may be stated in the ScienceDirect online privacy policy.

By using email or alert services, you agree to comply with the ScienceDirect Terms and Conditions.

© 2010 ScienceDirect. All rights reserved. Any unauthorized use, reproduction, or transfer of this message or its contents, in any medium, is strictly prohibited. ScienceDirect® is a registered trademark of Elsevier B.V.

CARBON SEQUESTRATION RESEARCH

http://www.gsa.state.al.us/CO2/CO2.htm

- Sent Using Google Toolbar

asahir@mysel.com has shared something with you

To be continued

http://www.aolnews.com/nation/article/chinese-smog-clouding-us-skies-scientists-say/19324469?sms_ss=email

---
This message was sent by asahir@mysel.com via http://addthis.com. Please note that AddThis does not verify email addresses.

Make sharing easier with the AddThis Toolbar: http://www.addthis.com/go/toolbar-em

Minggu, 14 Februari 2010

Save The Earth

http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs163.snc3/19078_1092331205011_1728472497_162110_4770018_n.jpg

Ahmad Sahir sent you a document on Scribd!

Scribd: Publish To Millions. Share With Friends. Search Billions of Words.

Hello,

Someone has found this document on Scribd and thought you should check it out.

Link to your document: http://www.scribd.com/doc/3828169/Budidaya-Ikan-Lele?secret_password=&emid=8305426

Title: Budidaya Ikan Lele


Scribd is a great site where you can publish and share your documents. Best of all, it's free!

Try it now by going to Scribd.com.


Remember, you can always fine-tune which notices you receive here, or opt-out completely here.

Scribd Inc. 539 Bryant St Suite 200, San Francisco CA 94107, USA